Showing posts with label Guru Penggerak. Show all posts
Showing posts with label Guru Penggerak. Show all posts

Tuesday, February 20, 2024

Rekrutmen Calon Fasilitator Program Pengembangan Kompetensi Guru PJOK

 





Friday, February 9, 2024

3 Kategori Guru yang Diprioritaskan Mengikuti PPG Daljab Tahun 2024



Indsmedia.com - Perihal PPG dalam jabatan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) baru-baru ini mengeluarkan regulasi baru untuk Program Pendidikan Guru dalam Jabatan (PPG Daljab) tahun 2024. Regulasi baru dalam PPG Daljab 2024 ini mengatur persyaratan dan tata cara bagi para guru yang ingin meningkatkan kualifikasi profesional mereka.

Meski demikian, regulasi PPG Daljab 2024 tetap mengacu sesuai amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 8 yang menyebutkan bahwa Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani

Program PPG Daljab 2024 yang diatur denga regulasi baru merupakan salah satu kebijakan Kemendikbudristek untuk menyelesaikan dan menuntaskan sertifikasi guru dalam jabatan.

Diperkirakan pendaftaran PPG Daljab 2024 dengan regulasi baru yang diberlakukan akan dibuka mulai tanggal 30 Mei hingga 11 Juni 2024.

Bersamaan dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 40 Tahun 2023, regulasi baru PPG Daljab 2024 diatur dalam tiga kategori utama.

Tiga kategori utama peserta PPG Daljab 2024 akan meliputi guru penggerak, Eks PLPG, dan mereka yang belum lulus ujian kompetensi.

Berikut tiga kategori utama peserta PPG Daljab 2024.

  • Guru Penggerak yaitu mereka yang telah memperoleh sertifikat guru penggerak.
  • Guru Eks PLPG, yang merupakan kategori yang jumlahnya terbatas dan sudah dilaksanakan sejak tahun 2022.
  • Guru yang telah mengikuti PPG, tetapi belum lulus ujian nasional atau ujian kompetensi di akhir program PPG

Sedangkan persyaratan bagi para guru yang ingin mendaftar harus memenuhi beberapa syarat, termasuk pengalaman mengajar, kualifikasi akademik, usia, kesehatan, serta berkelakuan baik.

Seleksi akan dilakukan secara administratif dan akademik, dengan tahap-tahap penilaian yang terdiri dari verifikasi dokumen dan ujian tulis.

Program PPG Daljab berlangsung selama satu tahun, yang terdiri dari pengajaran daring dan luring.

Lulusan program ini akan mendapatkan sertifikat pendidik yang digunakan untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Melalui regulasi baru ini diharapkan pelaksanaan PPG Daljab 2024 dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia melalui peningkatan kualifikasi dan profesionalisme para guru.


Halaman: 1, 2


Friday, December 29, 2023

Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 2 CGP Angkatan 10



Menindaklanjuti surat kami nomor: 1770/B3/GT.00.08/2023, tanggal: 19 Juni 2023, hal:

Rekrutmen Calon Guru Penggerak Angkatan 10 Reguler, dan nomor: 2738/B3/GT.03.00/2023,

tanggal: 25 September 2023, hal: Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 Calon Guru Penggerak

Angkatan 10, kami sampaikan bahwa tim seleksi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga

Kependidikan telah melakukan proses seleksi tahap 2 calon guru penggerak 10 reguler, melalui

seleksi simulasi mengajar dan wawancara.

Berkenaan dengan proses seleksi tahap 2 dimaksud, dengan hormat kami sampaikan beberapa

hal sebagai berikut.

1. Terdapat sejumlah 59.456 orang telah mengikuti seleksi tahap 2 pada tanggal 29 September

s.d. 11 Desember 2023, dan sejumlah 37.025 orang dinyatakan lulus seleksi tahap 2.

2. Dari 37.025 orang yang dinyatakan lulus seleksi tahap 2, untuk Pelaksanaan pendidikannya

akan didistribusikan pada Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 10 atau angkatan

berikutnya dengan mempertimbangkan ketersediaan Pengajar Praktik dan kuota sasaran

masing-masing kabupaten/kota dimaksud.

3. PGP angkatan 10 rencananya akan dilaksanakan mulai bulan Maret 2023, dan angkatan

berikutnya akan diinformasikan kemudian.

4. Keikutsertaan CGP pada PGP angkatan 10, dan angkatan berikutnya akan disampaikan oleh

penyelenggara PGP (BBGP/BGP) wilayahnya, melalui surat undangan pemanggilan

mengikuti PGP yang akan disampaikan melalui surat berikutnya.

5. Sebelum mengikuti pelaksanaan PGP, CGP wajib melakukan hal-hal sebagai berikut:

a. Melakukan konfirmasi keikutsertaan secara daring melalui SIMPKB;

b. Mengunduh, mencetak, mengisi dan menandatangani (di atas materai 10.000) dokumen

Pakta Integritas;

c. Mengunggah Pakta Integritas yang sudah ditandatangani melalui SIMPKB;

d. Membawa dokumen Pakta Integritas yang asli dan diserahkan kepada panitia Lokakarya

Orientasi Pendidikan Guru Penggerak.

6. Pelaksanaan PGP akan dikoordinasikan oleh BBGP/BGP wilayah kewenangannya sebagai

penyelenggara PGP.

7. Informasi lebih lanjut tentang PGP akan disampaikan kemudian melalui aplikasi SIMPKB

masing-masing calon guru penggerak atau pada laman:

https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/

3794/B3/GT.03.00/2023 25 Desember 2023


Selanjutnya kami mohon bantuan Saudara untuk dapat mengizinkan dan menugaskan CGP di

wilayah binaan Saudara yang lulus seleksi tahap 2 ini, untuk mengikuti PGP angkatan 10 atau

angkatan berikutnya.

Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami ucapkan terima kasih.


Lihat Pengumuman disini!

Cek Nama Mu disini! Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 CGP Angkatan 11




Menindaklanjuti surat kami Nomor: 2890/B3/GT.03.00/2023, Tanggal: 3 Oktober 2023, Hal:

Rekrutmen Calon Guru Penggerak (CGP) Reguler Angkatan 11, kami sampaikan bahwa Tim

Seleksi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan telah melakukan proses seleksi

tahap 1 CGP Reguler Angkatan 11. Seleksi tahap 1 dilakukan melalui penilaian CV, Unggahan

Dokumen, dan Esai.


Berkenaan dengan proses seleksi tahap 1 dimaksud, dengan hormat kami sampaikan beberapa

hal sebagai berikut.

1. Pendaftar CGP secara daring yang kami terima melalui laman pendaftaran sejumlah

214.916 orang.

2. CGP yang memenuhi persyaratan kelengkapan CV, unggahan dokumen, dan esai melalui

proses verifikasi dan validasi (verval) berjumlah 79.947 orang.

3. CGP yang dinyatakan lulus tahap 1 angkatan 11 berjumlah 50.101 orang (lampiran 2) dan

yang bersangkutan berhak untuk mengikuti seleksi tahap 2. Proses seleksi tahap 2

meliputi simulasi mengajar dan wawancara.

4. Simulasi mengajar dan wawancara secara daring (online) akan dilaksanakan pada bulan

Januari s.d. Maret 2024.

5. Jadwal simulasi mengajar dan wawancara akan disampaikan melalui aplikasi SIMPKB

masing-masing CGP.

6. Informasi lengkap seputar Rekrutmen Calon Guru Pengerak (CGP) dapat dilihat pada

laman Guru Penggerak: https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak

7. Tim Seleksi tidak melayani komunikasi dengan CGP dalam bentuk apapun. CGP

diharapkan selalu memantau perkembangan informasi yang diumumkan melalui

SIMPKB. Segala kerugian akibat kelalaian tidak memantau perkembangan informasi

yang diumumkan menjadi tanggung jawab CGP.

Selanjutnya kami mohon perkenan Saudara untuk dapat menyampaikan informasi hasil seleksi

tahap 1 ini, kepada CGP yang dinyatakan lulus untuk mempersiapkan diri mengikuti proses

seleksi tahap 2.

Atas perhatian dan kerjasama Saudara, kami ucapkan terima kasih.

Lihat Pengumuman Disini!

Cek Nama Mu disini! Pengumuman Hasil Seleksi Tahap 1 CPP Angkatan 11



INDSMEDIA.COM - Menindaklanjuti surat kami nomor: 2891/B3/GT.03.00/2023, tanggal: 3 Oktober 2023, hal: Rekrutmen

Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 11, kami sampaikan bahwa Tim Seleksi

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan telah melakukan proses seleksi tahap 1. Seleksi tahap

1 dilakukan melalui penilaian CV, Unggahan Dokumen, dan Esai.

Berkenaan dengan hal tersebut, dengan hormat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut.

1. Pendaftar calon pengajar praktik yang kami terima melalui laman pendaftaran sejumlah 21.176

orang.

2. Calon pengajar praktik yang memenuhi persyaratan kelengkapan CV, unggahan dokumen dan esai

melalui proses verifikasi dan validasi (verval) berjumlah 13.479 orang.

3. Calon pengajar praktik yang dinyatakan lulus tahap 1 berjumlah 9.072 orang (daftar terlampir) dan

yang bersangkutan berhak untuk mengikuti seleksi tahap 2. Proses seleksi tahap 2 meliputi seleksi

simulasi mengajar dan wawancara.

4. Simulasi mengajar dan wawancara akan dilaksanakan secara daring (online). Simulasi mengajar dan

wawancara rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 8 s.d. 30 Januari 2024. Bagi calon pengajar

praktik dari unsur guru penggerak, langsung mengikuti seleksi wawancara (tidak perlu mengikuti

simulasi mengajar).

5. Jadwal simulasi mengajar dan wawancara akan disampaikan melalui aplikasi guru penggerak

(SIMPKB) masing-masing calon pengajar praktik.

6. Tim Seleksi tidak melayani komunikasi dengan calon pengajar praktik dalam bentuk apapun. Calon

pengajar praktik diharapkan selalu memantau perkembangan informasi yang diumumkan melalui

SIMPKB. Segala kerugian akibat kelalaian tidak memantau perkembangan informasi yang

diumumkan menjadi tanggung jawab calon pengajar praktik.

Selanjutnya kami mohon perkenan Saudara untuk dapat menyampaikan informasi ini kepada calon

pengajar praktik yang lulus seleksi tahap 1 untuk mengikuti seleksi tahap 2.


Cek Kelulusan Anda Disini

Saturday, October 21, 2023

Keterampilan Coaching yang berdampak Luar Biasa

 


 

Yang Harus Dibaca COACH, Tutup Setiap pertanyaan dengan APA LAGI, Apa Lagi, apa lagi....


TUJUAN:

1. Apa tujuan pertemuan ini

2. Apa Output yang diinginkan

3. Jadi kita sepakat bahwa bapak ingin mendapatkan ide2 solusi utk masalah (sebutkan masalah coachee)…

3b. Kenapa Ini semua Penting? (opsional, gunakan kalau isu dimana client malas, berperforma rendah, atau bermasalah atas problem)


IDENTIFIKASI KONDISI MASALAH

4. Dari skala 1-10, 1 jelek sekali, 10 bagus sekali, kondisi  bapak saat ini di angka berapa.

5. Bapak maunya, idealnya, diangka berapa.

6. Pada angka ideal itu, situasi dan kondisinya seperti apa ?

7. Agar angkanya 10, apa yang kurang.

8. Apa saja faktor2 yang membuat situasi ideal terjadi ? 

9. Coba urutkan dari yang paling penting. 1 apa, 2 apa, 3. apa. 4. apa

10. Coba setiap faktor beri bobot persen, totalnya jadi 100% 

11. Nah sesuai bobot tadi, mana yang bapak mau beresin, selesaikan duluan

12. Nah, kita mau fokus diskusi kita untuk dapatkan beresin yang mana.



IDENTIFIKASI IDE SOLUSI

1. Pernah tidak bapak mengalami kondisi yang mirip, tapi ada solusinya dimasa lalu ? setelah ybs SELESAI cerita, tanya: apa kesimpulan yang bapak bisa ambil dari pengalaman itu, sehingga solusinya berhasil, membuat masalahnya selesai.

2. Sudahkah bapak Googling? ceritakan apa yang anda dapat.    CATATAN: Bila dia bilang belum, maka tanya, perlu tidak googling? bila dia jawab perlu, maka tanya, apa rencana kerja anda soal googling ini.

2b. Sudah Coba AI-ChatGPT ?

3. Sudahkah bapak mencari di youtube, instragram, tiktok, komunitas facebook, group WA? ceritakan apa yang anda tonton.  CATATAN: Bila dia bilang belum, maka tanya, perlu tidak nonton di youtube.

4. Ada teman kolega bapak yang jago dibidang ini ? Siapa namanya? ceritakan apa yang bisa diambil dari beliau

5. Ada Pernah ikut pelatihan terkait masalah ini ? Apa saja ilmu yang relevan yang bisa dipakai?

6. Ada buku tentang ini ? Apa saja yang mau anda pakai ilmunya?

7. Ada atasan, mentor, tokoh, celebrity atau teman, yang bisa buat konsultasi? apa pengalaman beliau yang bagus?

8. Berdasarkan pembicaraan diatas, apa ide2 baru bapak. ..... apa lagi ..... ada lagi .... ada lagi ..... apa lagi.... ada lagi?...

9. Coba buat urutan, mana yang duluan akan bapak kerjakan. 1 apa, 2 apa, 3 apa, 4 apa.


Bila cerita atau idenya bagus tapi masih mengambang, maka tanyakan, boleh dijelaskan lebih detil tentang xxxx ? 

maksud bapak tentang xxx maksudnya apa ya?

Boleh di jelaskan lebih detil dan spesifik tentang xxxx?



RENCANA AKSI, TANGGUNG JAWAB

1. kapan mau mulai mengerjakan?, hari, tanggal, Jam?

2. apa saja yang harus dipersiapkan? 

3. siapa saja yang mau diajak utk membantu? 

4. seperti apa bapak akan meluncurkan program ini ?  

5. apa kunci suksesnya ? 

6. apa yang saya bisa bantu ?

7. Seperti apa komitment bapak terkait rencana diatas ?

8. Dari mana saya bisa Tahu, bahwa bapak ternyata benar, akan mengerjakan semua rencana aksi tadi? 

9. Tiap kapan saya akan di updatenya?



PENUTUP 

1. Bila nanti bapak telah menjalankan, melakukan semua rencana yang diatas, maka nilainya dari angka 1-10, akan jadi berapa?.

2. Bagaimana tingkat motivasi bapak sekarang

3. Bagaimana perasaan bapak sekarang.

4. Apa yang bapak mau ucapkan ke saya sekarang


Panduan Pertanyaan coaching & 3 kunci sukses Melakukan Coaching

1. baca catatan pertanyaan, ketika coaching client. Jangan bikin pertanyaan baru kalau belum terbiasa.

2. baca ekspresi muka dan intonasi nada suara, bila emosional, maka ditanya ada apa, bukan kenapa atau mengapa.

3. Menggali melakukan pendetilan atas kata2 kunci, minimal 3 kedalaman maksimal 5 kedalaman. gunakan Diagram Pohon utk setiap kata kunci.


SELESAI

Monday, May 15, 2023

Tepat di Hari Pendidikan Nasional, Guru dan Tenaga Kependidikan Peroleh Apresiasi GTK Inspiratif 2023

Foto : Kormin dan Camat Panimbang Berfoto Bersama Guru

Indsmedia.com - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (HPN) Selasa 2 Mei 2023, Koordinator Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kecamatan Panimbang dan Camat Panimbang Kabupaten Pandeglang memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan yang inspiratif dan kepada Siswa Juara KSN Matematika dan IPA Tahun 2023.

Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga bagi guru inspiratif yang menerapkan merdeka mengajar dan inovasi dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan. Apresiasi ini diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan yang menerapkan inovasi pembelajaran kepada peserta murid melalui program Guru Penggerak dan berbagi praktik baik.


Tak hanya itu apresiasi ini juga diberikan kepada guru dan tenaga pendidik yang memiliki praktik baik yang bisa menginspirasi orang lain dalam menerapkan Merdeka Belajar. Penghargaan ini sekaligus apresiasi kepada guru di wilayah Kecamatan Panimbang yang telah ikut serta dalam Program Guru Penggerak, Pengajar Praktik dan Fasilitator Tingkat Nasional, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua sebagai aktor pendidikan di Kecamatan Panimbang.


Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Panimbang selepas Upacara Hari Pendidikan Nasional, penyerahan piagam penghargaan dilakukan oleh Kormin Disdikpora Kec. Panimbang , Camat Panimbang, Ketua PGRI Cab. Panimbang dan Tokoh Kecamatan lainnya. "Semoga penghargaan ini menjadi motivasi dan menginspirasi guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk terus meningkatkan semangat, prestasi, kinerja, dan profesionalisme guna meningkatkan kualitas Pendidikan nasional, karena guru merupakan ujung tombak dalam memajukan pendidikan nasional, sehingga guru harus terus berkembang dan menguasai pengetahuan dan teknologi terkini", Ujar Camat Panimbang Bpk Engkos Kosasih,S.Km. dalam sambutannya.


Sosok guru harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, yang terus memperbaiki diri tanpa henti, sehingga dapat membantu peserta didik menumbuhkembangkan potensi yang ada dalam diri mereka secara maksimal.


Berikut daftar Guru dan Tenaga Kependidikan inspiratif Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang:

1) Kasta, S.Pd. (Kepala SDN Gombong 8, sebagai Kepala Sekolah Penggerak)

2) Tatik Rastika Dewi, S.Hut. (Kepala SMA Bidayatul Hidayah, sebagai Kepala Sekolah Penggerak)

3) Riani M.S.,S.Pd. (Kepala TKS Bidayatul Hidayah, sebagai Fasilitator Guru Penggerak)

4) Endi Sutrisna, S.Sos.,S.Pd.,Gr. (Guru SDN Citeureup 3, sebagai Guru Penggerak Angkatan 6)

5) Suryati, S.Pd. (Guru SDN Mekarsari 3, sebagai CGP Angkatan 8)

6) Reni A., S.Pd. (Guru SDN Panimbangjaya 4, sebagai CGP Angkatan 8)

7) Andes Gunawan, S.Pd. (Guru SDN Citeureup 6, sebagai CGP Angkatan 8)

8) Euis N., S.Pd. (Guru SDN Gombong 1, sebagai Narasumber Praktik Baik)

9) M.Aris, S.Pd. (Guru SDN Citeureup 2, sebagai Calon Pengajar Praktik)

10) Ayat Soeharta, S.Pd. (Guru SMPN 3 Panimbang, sebagai Guru Penggerak Angkatan 6)

11) M. Faizin, S.Pd. (Guru SMA Bidayatul Hidayah, sebagai Guru Penggerak Angkatan 6), SW

Sunday, May 7, 2023

Kemeriahan Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 6 Kab. Pandeglang

Pembukaan Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar CGP A6 Pandeglang


Indsmedia.com - Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar Calon Guru Penggerak Angkatan 6 Kabupaten Pandeglang dibalut kemeriahan yang diselenggarakan di Aula SMKN 3 Pandeglang pada Jumat - Sabtu 5-6 Mei 2023. Suasana Idul Fitri masih hangat menambah antusias CGP dalam melaksanakan Lokakarya 7 yang merupakan Lokakarya Festival Hasil Panen Belajar  CGP selama enam bulan mengikuti pendidikan Program Guru Penggerak (PGP) Angkatan 6 Kabupaten Pandeglang. Lagu Indonesia Raya dinyanyikan sebagai tanda kegiatan dimulai yang dilanjut menyanyikan Mars Guru Penggerak, sebagai awal seremonial pesta panen hasil belajar CGP Angkatan 6 Kabupaten Pandeglang. 

Stand Kelas B

Pakaian adat berbagai daerah yang berasal dari Banten dikenakan sebagai kostum tema masing-masing kelas, CGP Kabupaten Pandeglang terdiri 114  CGP terdiri dari jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK, stand yang unik menjadi daya tarik pengunjung menikmati tumpah ruah karya nyata dari 8 kelas stand CGP yang memamerkan dan mempresentasikan beragam karya nyata yang merupakan implementasi setiap modul dalam pembelajaran PGP. Program-program karya nyata CGP ini dipanen di Lokakarya 7 dan disaksikan oleh sekitar 112 undangan yang terdiri dari pejabat pemerintah, kepala sekolah, pengawas, fasilitator, dan perwakilan komunitas. Tentunya  sebagai bukti dari hasil pencapaian yang akan  mengantarkan Calon Guru Penggerak menjadi Guru Penggerak.

Adapun karya nyata CGP yang dilakukan di sekolah masing-masing dalam program yang meningkatkan kompetensi guru  diantaranya adalah Coaching sebagai paradigma dalam supervisi akademik. Pendekatan coaching menjadikan guru bukan sebagai objek dalam supervisi tapi sebagai subjek pembelajar dimana guru diarahkan mengembangkan potensinya dalam menyelesaikan permasalahan  proses belajar di kelas. Ada juga Program budaya positif melalui keyakinan kelas melalui kesepakatan antara guru dan murid yang mengakomodasi pendapat murid dalam mewujudkan  kelas yang aman dan nyaman sehingga  murid  mampu membuat perubahan dimana murid sebagai peniru dituntun untuk mengembangkan sikap toleransi, saling menghargai, disiplin dan mengembangkan budaya antri. Keyakinan kelas ini telah diimplementasikan  di SDN Citeureup 3 dalam bentuk poster yang ditempelkan di kelas. Selain itu program PAPI (Progran Anak Peduli sosIal) adalah program pengembangan kolaboratif warga sekolah dalam meningkatkan keterampilan sosial  sehingga murid menjadi terbiasa membantu meringankan beban sesama di sekolah. Program ini menjadi program andalan yang telah dilaksanakan sejak bulan kemarin di SDN Citeureup 3 sebagai aksi nyata Modul 3.3.

Karya CGP

Selain program pengembangan karakter, CGP juga mempresentasikan program pengembangan karakter setiap hari Jumat seperti JUMPIKAR (Jumat Pagi Berkarakter) di SDN Patia 1. Program ini menitikberatkan pada pengembangan karakter anak agar menjadi insan yang mandiri dan berkarakter, yang mampu meningkatkan ketertarikan siswa dalam mendukung semangat belajar dengan memperhatikan kebutuhan belajar siswa berdasarkan bakat dan minatnya. Karya lainnya berupa peningkatan skill siswa untuk menghasilkan produk, misalnya progam Kursi Daur Ulang dari botol air mineral bekas sebagai aksi nyata di SMPN 3 Pandeglang, Podcast SMPN 1 Mandalawangi, Semua program CGP terangkai dalam kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler. 

Kepala Disdikpora Kabupaten Pandeglang yang diwakili oleh Sekdis Bapak Sutoto, dalam sambutannya mengapresiasi CGP yang telah mengikuti pembekalan selama 6 bulan, dan mengharapkan CGP yang telah lulus menjadi guru penggerak dapat menjadi pemimpin dalam peningkatan mutu pendidikan melalui implementasi kebijakan merdeka mengajar. Pada kesempatan ini juga Pak Sekdis sekaligus membuka secara resmi Lokakarya 7 Festival Panen Hasil Belajar CGP Angkatan 6 Kabupaten Pandeglang.

Karya Siswa

Endi Sutrisna salah satu CGP dari SDN Citeureup 3 menceritakan pengalamannya selama 6 bulan mengikuti kegiatan pendidikan. Awalnya tidak percaya diri dan merasa ragu. Kemudian menjadi yakin dan percaya diri karena modul pembelajaran yang sangat terkait dengan kompetensi kebutuhan guru untuk meningkatkan kompetensi guru menjadi lebih baik, konsisten dengan manajemen waktu dan selalu termotivasi melakukan perubahan di sekolah meskipun kecil tapi menjadi luar biasa karena proses pembekalan di PGP sangat kolaboratif, dan berbagi. 

Karya Siswa


Lokakarya 7 sebagai Lokakarya pamungkas, di lokakarya 7 ada kelas belajar sebagai sesi mengevaluasi program guru penggerak. Kelas berbagi baik aksi nyata maupun dampak pada lingkungan sekolah serta pameran hasil karya. Selain itu Lokakarya 7 sebagai momen meneguhkan komitmen sebagai guru penggerak, 

Festival Hasil Panen Belajar CGP Angkatan 6 Kabupaten Pandeglang adalah deskripsi dari perjalanan 6 bulan CGP mengikuti pendidikan. CGP  menyelesaikan tugas 10 modul, mengikuti pertemuan daring dengan fasilitator dan instruktur serta menerima kunjungan pengajar praktik di sekolah dan kegiatan Lokakarya setiap bulan sebagai kegiatan rutinitas di samping kegiatannya sebagai guru di sekolah. Kewajiban pengajar praktik mendampingi CGP sangat berkesan karena ada kebersamaan dalam belajar, berbagi, berkolaborasi, berefleksi dan mensosialisasikan hasil belajar setiap modul, sehingga menanamkan semangat tergerak, bergerak dan menggerakkan ekosistem pendidikan yang lebih baik. (SW)


Monday, April 10, 2023

Siswa Jenuh dengan Pembelajaran, atasi dengan Cara ini !

 

Teknik STOP

Indsmedia.com - Belajar terlalu lama dan tergesa-gesa menjadikan siswa merasa jenuh dan lelah, berikut ini tips bagi guru melalui Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) merupakan pembelajaran yang bertujuan melatih kompetensi sosial emosional peserta didik, sehingga tercapai keseimbangan antara kompetensi akademik dan sosial emosional yang dapat mengantarkan mereka menjadi individu-individu yang selamat dan bahagia. PSE sangat relevan dan perlu diterapkan di Indonesia secara menyeluruh, tidak hanya secara sporadis di beberapa institusi pendidikan yang sudah mengenal konsep PSE lebih dulu, karena penerapan PSE sangat selaras dengan tujuan pendidikan nasional dan cita-cita pendidikan Ki Hajar Dewantara dan dapat membantu dalam mencetak pelajar Indonesia dengan Profil Pelajar Pancasila.


Dalam menerapkan PSE, guru dapat menggunakan berbagai macam teknik yang disesuaikan dengan kebutuhan, tujuan pembelajaran, kompetensi sosial emosional yang ingin dilatih, dan jenjang pendidikan peserta didik yang diajarkan, di mana guru dapat mendesain sendiri atau memodifikasi teknik-teknik PSE yang tepat.  Pembelajaran sosial emosional, perlu dilaksanakan di kelas guna meningkatkan kemampuan sosial emosional peserta didik. Penerapan PSE dapat menjadi strategi sekolah dalam memastikan kenyamanan murid. Banyak teknik dalam pembelajaran sosial emosional yang dapat diterapkan, salah satunya adalah dengan teknik STOP.


Teknik STOP merupakan teknik yang paling sederhana untuk berlatih mindfulness, yakni dengan menyadari nafas. Kita bisa gunakan Teknik STOP untuk berlatih menyadari nafas. STOP merupakan singkatan dari Stop, Take a deep breath, Observe dan Proceed. Mindfulness tak terbatas pada menyadari nafas saja. Namun, dalam setiap langkah maupun aktivitas kita, kita harus sadar betul dengan apa yang kita lakukan, yang kita rasakan, yang kita pikirkan dan kita ucapkan.


Langkah dalam penerapan PSE dengan teknik STOP yaitu: 

Pertama, S (stop/berhenti). Menginstruksikan semua murid menghentikan sejenak semua aktivitas. Kemudian meminta murid duduk dengan posisi nyaman, badan tegak, rileks, dan meletakkan kedua tangan di atas paha; 

Kedua, T (take a deep breath/ tarik napas dalam). Menginstruksikan semua murid menarik napas, merasakan udara segar masuk ke hidung, lalu menghembuskan, sebanyak 2-3 kali;

Ketiga, O (observe/amati). Menginstruksikan semua murid mengamati apa yang sedang dirasakan pada tubuh. Mengamati perut yang mengembang sebelum membuang napas dan bagian- bagian tubuh yang lainnya dalam posisi semua anggota tubuh rileks; 

Keempat, P (proceed/lanjutkan). Pada tahap ini latihan selesai. Kemudian melanjutkan aktivitas pembelajaran yang masuk pada tahap inti. Dengan perasaan lebih tenang, pikiran lebih jernih dan sikap lebih positif.


Penerapan teknik STOP secara rutin, dapat membangun kemampuan merespons dan mengambil keputusan dengan lebih reflektif. Penerapan teknik STOP di awal pembelajaran juga membuat murid lebih konsentrasi dan tidak mengantuk saat belajar di sekolah, Melalui PSE dengan teknik STOP, nyatanya dapat mengurangi stres dan tekanan dalam proses belajar, sehingga membantu murid memiliki sikap positif terhadap diri maupun orang lain dalam kehidupan sosial. Silahkan dicoba, saya telah mempraktekannya dan hasilnya sangat luar biasa.


Berikut link video Praktek Teknik STOPSelamat Mancoba.


Penulis : Endi Sutrisna

Seorang Guru yang hobi berinovasi dan berbagi. 

Karena berbagi sebagian dari iman.

    


 

Saturday, March 18, 2023

PRESENTASI KELOMPOK 3 SIMPULAN PROGRAM BERDAMPAK POSITIF DENGAN ALUR PERUBAHAN BAGJA

 































Monday, February 27, 2023

Webinar Inovasi Pendidikan : Penyusunan Soal Online & Personal Branding dengan S.ID

 

 


Klik untuk daftar : https://s.id/1Ac7a

Tuesday, February 14, 2023

Banyak Manfaat Menjadi Guru Penggerak, Ini Salah Satunya

Pendidikan Guru Penggerak


Jakarta - Program Guru Penggerak adalah inovasi dalam pendidikan guru mengeksplore ilmu, metode dan pendekatan ilmiah dan praktis dalam pembelajaran yang luar biasa manfaatnya, beragam pelatihan dan materi kita dapatkan, salah satunya fokus kepada kebutuhan belajar murid yang dulunya pendidikan itu terfokus pada guru, guru adalah sumber pembelajaran tapi kini paradigma tersebut dibalik. Dalam pendidikan Guru Penggerak banyak manfaat yang akan didapatkan. 


Peserta Program Guru Penggerak juga akan diberikan modul dan materi sebagai pegangan selama pendidikan berlangsung.

Berikut manfaat mengikuti Guru Penggerak seperti dikutip dari laman GTK Dikdas Kemdikbud:

Manfaat Mengikuti Guru Penggerak
1. Mengembangkan kompetensi dalam lokakarya bersama-sama
Selama 9 bulan kini 6 bulan, calon guru penggerak (CGP) akan menjalani pelatihan daring dan lokakarya bersama-sama. Capaian perkembangan juga akan di pantau dan dievaluasi bersama hingga pelatihan selesai.

2. Menjadi pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid
CGP dalam Program Guru Penggerak dapat belajar untuk meningkatkan kapasitas diri untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada murid. Guru dalam hal ini menjadi teladan siswa, mampu memberdayakan, dan memotivasi siswanya.

Diharapkan, Guru Penggerak dapat menyikapi berbagai jenis siswa yang pada dasarnya unik dan beragam.

3. Belajar dalam kelompok terbimbing, terstuktur, menyenangkan
Para CGP akan belajar mandiri di mana saja dan kapan saja di sela aktivitas mengajar. Kendati belajar mandiri, CGP bisa tetap belajar secara sistematis. Di samping itu, ada kelompok dengan pembimbing dan suasana yang mendukung pembelajaran.

4. Pertukaran pengalaman CGP
Program Guru Penggerak memungkinkan pertukaran praktik baik dan studi kasus antar-CGP selama pendidikan bersama. Para guru CGP dari berbagai daerah peserta program juga dapat bertukar ilmu dan pengalaman selama pelatihan berlangsung.

5. Bimbingan
CGP akan mendapat pelatihan dan bimbingan dari pengajar praktik serta pendamping CGP. Para pengajar dan pendamping ini berasar dari widyaiswara dan pengawas sekolah yang memenuhi persyaratan Kemendikbudristek.

Pembimbing CGP bertugas mencatat perkembangan guru selama pendidikan secara daring, memberi pendampingan selama pendidikan, memotivasi, dan membantu CGP hingga selesai pendidikan.

6. Mendapat komunitas belajar baru
Guru Penggerak memungkinkan terbentuknya komunitas belajar baru antara guru penggerak, pengajar, dan pembimbing dari berbagai latar belakang dan pengalaman di berbagai daerah. Karena itu, Guru Penggerak juga memungkinkan kolaborasi antara guru dengan lebih banyak orang.

7. Mendapat sertifikat pendidikan dan piagam
Sebagai penunjang karier, CGP yang telah menyelesaikan Pendidikan Guru Penggerak akan mendapat sertifikat Guru Penggerak 310 JP dan Piagam Guru Penggerak. Sertifikat ini salah satunya dapat digunakan untuk melengkapi syarat menjadi kepala sekolah.

8. Banyak manfaat yang didapatkan menjadi peserta Guru Penggerak, salah satu manfaat mengikuti Guru Penggerak yaitu mendapat sertifikat pendidikan 310 jam pelajaran (JP) dan Piagam Guru Penggerak. Sertifikat ini salah satunya dapat digunakan untuk melengkapi syarat sebagai kepala sekolah.


Peserta Program Guru Penggerak akan mendapat Pendidikan Guru Penggerak, pengembangan kompetensi, dan lokakarya bersama.

Selama pendidikan dan pendampingan Guru Penggerak, peserta akan mendapat bantuan paket data untuk pelatihan daring. Di samping itu, biaya transportasi, konsumsi, dan akomodasi juga diberikan sesuai kebutuhan dalam pelaksanaan pendidikan sesuai syarat dan ketentuan. 

Ayo bergabung bersama Program Guru Penggerak. 
Selengkapnya tentang pendaftaran Guru Penggerak Angkatan 10 bisa dilihat di https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/. Semoga berhasil!




Sunday, December 11, 2022

Digantikan Guru Penggerak, Ribuan Kepala Sekolah Bakal Non Job

 

Foto : Menteri Nadiem Maakrim

 INDSMEDIA - Ribuan kepala sekolah atau kepsek negeri di lingkup Kemendikbud, mulai jenjangan pendidikan dasar hingga menengah bakalan non job dari posisinya saat ini. Hal ini sesuai dengan pengumuman yang disampaikan Mendikbud Nadiem Makarim saat berbincang dengan guru penggerak beberapa waktu lalu. Meski tak menyebut secara langsung, Mendikbud Nadiem Makarim memberikan tantangan kepada para guru penggerak, untuk bisa mengisi jabatan kepala sekolah atau kepsek di tahun depan.

 

 "Kami butuh sekali bantuan agar guru-guru penggerak ini tahun depan semua diangkat menjadi kepala sekolah dan pengawas," kata Nadiem Makarim, saat berdiskusi dengan para guru penggerak di Sumatera Barat pada Jumat 18 November 2022.

 

Mengutip data dari laporan Statistik Indonesia, setidaknya terdapat 394.708 unit sekolah di seluruh wilayah Indonesia pada tahun ajaran 2021/2022. Jumlah ini terdiri dari sekolah negeri dan sekolah swasta. Kebijakan guru penggerak mengisi jabatan kepsek setidaknya akan menyasar sekolah-sekolah negeri di semua jenjang pendidikan, dasar hingga menengah dalam lingkup Kemendikbud. 

 

Tak hanya itu, Kemendikbud juga kini telah menyiapkan anggaran untuk guru penggerak dalam DIPA Kemendikbud tahun 2023. Hal itu sebagaimnana penyampaian Mendikbud Nadiem Makarim dalam salah satu postingan video feed instagramnya @nadiemmakarim. 

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kemendikbud kini tengah menyiapkan konsep baru, dalam manajemen tata kelola pendidikan di level top manajerial. Konsep tersebut adalah kebijakan para guru penggerak bisa menjadi kepala sekolah di setiap satuan pendidikan. Penerapan kebijakan baru ini rencananya akan mulai dicoba pada tahun depan.

 

Kebijakan ini tentu saja punya sisi plus dan minus dalam dunia pendidikan, utamanya bagi kalangan guru penggerak. Salah satu sisi positif dari kebijakan ini adalah, guru penggerak bisa menikmati gaji dan tunjangan sebagai seorang kepala sekolah.Tentu saja, tunjangan dan gaji seorang kepsek berbeda dengan guru biasa.

 

Guru penggerak lanjut Nadiem selama pendidikan diberikan pelatihan agar berani mengambil keputusan dan berani mencoba. Hal ini menjadi dasar yang baik untuk menjadi seorang pemimpin. Karena pemimpin dijelaskan Nadiem perlu keberanian.

 

"Jangan takut jadi pemimpin di usia muda. Coba saja dulu. Kalau gagal, dicoba lagi. Lakukan perubahan bersama-sama," jelas mantan bos Gojek ini. ***

 

Sumber : https://www.klikpendidikan.id

 

 

Tuesday, November 22, 2022

Pengumuman Pendaftaran Calon Guru Penggerak dan Pengajar Praktik Angkatan 9 dan 10

 















Tuesday, November 15, 2022

Kerangka Kompetensi Sosial Emosional (CASEL)

 


Kerangka Kompetensi Sosial Emosional (CASEL)

Kerangka Kompetensi Sosial dan Emosional (CASEL)

Definisi

Contoh

Kesadaran Diri:

kemampuan untuk memahami perasaan, emosi, dan nilai-nilai diri sendiri, dan bagaimana pengaruhnya pada perilaku diri dalam berbagai situasi dan konteks kehidupan.

  • Dapat menggabungkan identitas pribadi dan identitas sosial
  • Mengidentifikasi  kekuatan/aset diri dan budaya
  • Mengidentifikasi emosi-emosi dalam diri
  • Menunjukkan integritas dan kejujuran
  • Dapat menghubungkan perasaan, pikiran, dan nilai-nilai
  • Menguji dan mempertimbangkan prasangka dan bias
  • Memupuk efikasi diri
  • Memiliki pola pikir bertumbuh
  • Mengembangkan minat dan menetapkan arah tujuan hidup

Manajemen Diri: kemampuan untuk mengelola emosi, pikiran, dan perilaku diri secara efektif dalam berbagai situasi dan untuk mencapai tujuan dan aspirasi

  • Mengelola emosi diri
  • Mengidentifikasi dan menggunakan strategi-strategi pengelolaan stres
  • Menunjukkan disiplin dan motivasi diri
  • Merancang tujuan pribadi dan bersama
  • Menggunakan keterampilan merancang dan mengorganisir
  • Memperlihatkan keberanian untuk mengambil inisiatif
  • Mendemonstrasikan kendali diri dan dalam kelompok

Kesadaran Sosial: kemampuan untuk memahami sudut pandang dan dapat berempati dengan orang lain termasuk mereka yang berasal dari latar belakang, budaya, dan konteks yang berbeda-beda

  • Mempertimbangkan pandangan/pemikiran orang lain
  • Mengakui kemampuan/kekuatan orang lain
  • Mendemonstrasikan empati dan rasa welas kasih
  • Menunjukkan kepedulian atas perasaan orang lain
  • Memahami dan mengekspresikan rasa syukur
  • Mengidentifikasi ragam norma sosial, termasuk dengan norma-norma yang menunjukkan ketidakadilan

Keterampilan Berelasi: kemampuan untuk membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan yang sehat dan suportif

  • Berkomunikasi dengan efektif
  • Mengembangkan relasi/hubungan positif
  • Memperlihatkan kompetensi kebudayaan
  • Mempraktikkan kerjasama tim dan pemecahan masalah secara kolaboratif
  • Dapat melawan tekanan sosial yang negatif
  • Menunjukkan sikap kepemimpinan dalam kelompok
  • Mencari dan menawarkan bantuan apabila membutuhkan
  • Turut membela hak-hak orang lain

Pengambilan Keputusan yang Bertanggung Jawab: kemampuan untuk mengambil pilihan-pilihan membangun yang berdasar atas kepedulian, kapasitas dalam mempertimbangkan standar-standar etis dan rasa aman, dan untuk mengevaluasi manfaat dan konsekuensi dari bermacam-macam tindakan dan perilaku untuk kesejahteraan psikologis (well-being) diri sendiri, masyarakat, dan kelompok

  • Menunjukkan rasa ingin tahu dan keterbukaan pikiran
  • Mengidentifikasi/mengenal solusi dari masalah pribadi dan sosial
  • Berlatih membuat keputusan beralasan/masuk akal, setelah menganalisis informasi, data, dan fakta
  • Mengantisipasi dan mengevaluasi konsekuensi-konsekuensi dari tindakannya
  • Menyadari bahwa keterampilan berpikir kritis sangat berguna baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah
  • Merefleksikan peran seseorang dalam memperkenalkan kesejahteraan psikologis (well-being) diri sendiri, keluarga, dan komunitas
  • Mengevaluasi dampak/pengaruh dari seseorang, hubungan interpersonal, komunitas, dan kelembagaan

Jika kita analisis lebih lanjut,  5 Kompetensi Sosial dan Emosional yang telah kita bahas berhubungan erat dengan  6 (enam) dimensi  Profil Pelajar Pancasila.  Sebagai contoh,  ketika seorang murid perlu mengeluarkan ide yang baru dan orisinil untuk memecahkan masalah  (dimensi kreatif)  diperlukan juga kemampuan bernalar kritis  untuk melihat permasalahan yang ada. Dalam situasi tersebut, murid tersebut menerapkan kesadaran diri dan manajemen diri. 

Selanjutnya, solusi yang dihasilkannya juga perlu mempertimbangkan akhlak kepada makhluk hidup lain yang dapat dimunculkan dari dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Dalam situasi tersebut, ia menerapkan KSE kesadaran sosial dan keterampilan berelasi. Dalam mewujudkan solusinya, ia pun perlu melibatkan orang lain dengan tetap menghargai keragaman latar belakang yang dimiliki (dimensi gotong royong dan berkebhinekaan global). Dalam tahap ini, ia menerapkan KSE kesadaran sosial, keterampilan relasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. 

 


E-learning